LAZ Amal Syuhada Ajak Yatim dan Dhuafa Jalan-Jalan Serta Santunan di The Nice Play Land Yogyakarta

Yogyakarta, Senin 30 Juni 2025 – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Amal Syuhada kembali menghadirkan program yang sarat makna melalui kegiatan “Jalan-Jalan Ceria dan Santunan Bersama Yatim dan Dhuafa” di The Nice Play Land Yogyakarta. Puluhan santri binaan turut serta dalam kegiatan ini, membawa pulang tidak hanya bingkisan, tetapi juga kenangan berharga yang jarang mereka dapatkan.

Perjalanan Dimulai dari Masjid Agung Syuhada

Pagi itu, pukul 07.30 WIB, halaman Masjid Agung Syuhada Yogyakarta dipenuhi wajah-wajah ceria anak-anak yatim dan dhuafa binaan LAZ. Mereka berbaris rapi dengan tas kecil di pundak, penuh semangat menanti perjalanan istimewa ini. Sebelum berangkat, panitia memberikan arahan singkat dan doa bersama agar perjalanan berlangsung lancar dan penuh keberkahan.

Dengan penuh antusias, anak-anak menaiki bus yang telah disiapkan. Sepanjang perjalanan, suasana riuh rendah penuh tawa terdengar. Mereka bernyanyi bersama, saling bercanda, dan memandang tak sabar ke arah jendela bus, menanti momen menyenangkan di tempat tujuan.

Pembukaan di Pendopo

Setibanya di The Nice Play Land, rombongan disambut hangat oleh panitia pengelola. Anak-anak diarahkan menuju pendopo utama untuk mengikuti acara pembukaan. Di sana, kegiatan dimulai dengan sambutan dari perwakilan LAZ Amal Syuhada yang menekankan pentingnya kebahagiaan sebagai bagian dari kebutuhan spiritual dan emosional setiap anak.

Momen mengharukan terjadi ketika dilakukan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada beberapa anak yatim dan dhuafa. Bingkisan berisi perlengkapan sekolah, makanan sehat, serta santunan uang saku. Anak-anak yang menerima simbolis tersebut tampak tersenyum malu-malu namun penuh rasa syukur.

Menjelajahi Wahana Edukatif

Usai acara pembukaan, tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu: bermain di wahana wisata. Anak-anak berlarian dengan semangat memasuki area permainan. Mereka mencoba berbagai wahana interaktif, dari permainan ketangkasan, edukasi mengenal hewan ternak, hingga berkeliling area taman bermain yang luas.

Tawa riang pecah di mana-mana. Ada yang berani mencoba permainan menantang, ada pula yang memilih menikmati wahana sederhana sambil bercengkerama dengan teman-teman. Keceriaan makin lengkap saat anak-anak mencoba wahana kelompok yang mengajarkan kerja sama dan kekompakan.

Puncak keseruan terjadi ketika mereka bermain air di kolam yang tersedia. Suasana riuh rendah dengan cipratan air seolah melukiskan kebahagiaan yang tulus. Momen ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi anak-anak yang jarang sekali mendapat kesempatan berlibur seperti ini.

Sholat Dzuhur dan Makan Siang Bersama

Menjelang tengah hari, kegiatan dihentikan sejenak untuk melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah. Seluruh rombongan, baik anak-anak maupun pendamping, berkumpul di mushola setempat. Suasana hening dan khusyuk menggantikan tawa riang sebelumnya, menjadi pengingat bahwa di tengah kesenangan tetap ada kewajiban yang harus dijalankan.

Usai sholat, anak-anak menikmati makan siang bersama. Nasi kotak dan minuman segar yang dibagikan terasa begitu nikmat setelah lelah bermain seharian. Kebersamaan saat makan siang ini semakin mempererat ikatan di antara mereka.

Perjalanan Pulang Penuh Kenangan

Setelah semua kegiatan selesai, anak-anak kembali ke bus untuk pulang. Meski tubuh tampak lelah, senyum tetap menghiasi wajah mereka. Sepanjang perjalanan, mereka saling bercerita tentang pengalaman seru masing-masing. Sebelum tiba kembali di Masjid Agung Syuhada, panitia kembali mengingatkan anak-anak bahwa kebahagiaan hari ini terwujud berkat doa dan dukungan para donatur. Mereka diajak untuk selalu mendoakan para dermawan yang telah berbagi rezeki.

Senyum Mereka, Amal Jariyah Kita

Kegiatan jalan-jalan ceria ini bukan sekadar rekreasi, melainkan juga bentuk nyata kepedulian sosial. Anak-anak tidak hanya membawa pulang bingkisan, tetapi juga kebahagiaan, rasa percaya diri, dan pengalaman berharga.

“Melihat tawa mereka adalah hadiah terbesar bagi kami. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi para donatur dan penggerak kebaikan,” ungkap salah satu pengurus LAZ Amal Syuhada.

Hari itu ditutup dengan senyum dan doa yang tulus. Senyum anak-anak yatim dan dhuafa menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, mampu menghadirkan kebahagiaan besar bagi mereka yang membutuhkan.

Leave a Reply